Inilah 4 Mitos Tentang Kandungan Nutrisi yang Perlu Diwaspadai

Inilah 7 Mitos Tentang Kandungan Nutrisi yang Perlu Diwaspadai

Inilah 7 Mitos Tentang Kandungan Nutrisi yang Perlu Diwaspadai

Kandungan Nutrisi yang Perlu Diwaspadai – Perusahaan produksi makanan akan mengatakan sesuatu hanya untuk menjual produk mereka. Mengapa kita mempercayainya?

Mitos Nutrisi yang Harus Anda Waspadai

Karena misinformasi dan mitos jauh lebih menggoda daripada kebenaran. Berikut adalah beberapa mitos terbesar nutrisi arus utama dan kebugaran:

1.     Diet protein tinggi tidak baik untuk kesehatan Anda

Di antara orang biasa dan bahkan di bidang kebugaran dan binaraga ada mitos yang berputar-putar, bahwa diet protein tinggi bisa menyebabkan penyakit ginjal, pembentukan batu ginjal dan osteoporosis. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, diet protein tinggi memiliki efek yang berlawanan pada orang sehat.

Dalam jangka panjang, protein memiliki hubungan yang kuat dengan kesehatan tulang yang lebih baik dan risiko osteoporosis yang lebih rendah. Selain itu, protein tinggi tampaknya tidak terkait dengan batu ginjal dan penyakit ginjal pada orang sehat.

Dua faktor utama penyakit ginjal adalah tekanan darah tinggi dan diabetes. Makan protein tinggi membantu dalam memperbaiki kedua kondisi ini.

2.     Anda harus mendapatkan 50-60% kalori dari karbohidrat

Keyakinan umum adalah bahwa makanan orang harus terdiri dari 50-60% karbohidrat. Sebagian besar kalori itu berasal dari biji-bijian dan gula.

Sementara jenis makanan ini dapat bekerja dengan baik untuk orang-orang kurus dan kurus alami dan juga atlet ketahanan seperti pelari maraton, pesepeda dan perenang, sangat mungkin hal itu tidak akan berhasil bagi orang-orang Joe dan obesitas biasa.

Sebenarnya untuk orang gemuk atau penderita diabetes, jumlah karbohidrat ini pada tingkat harian benar-benar berbahaya.

Studi menunjukkan bahwa diet tinggi protein dan lemak adalah solusi yang jauh lebih baik bila menyangkut penurunan berat badan, resistensi insulin dan kontrol gula darah.

3.     Makanan Rendah Lemak Bagus untuk Anda

Ekstrak lemak dari makanan tertentu – Anda juga telah menghilangkan rasanya. Ya, makanan tanpa lemak tidak ada selera. Untuk mengimbangi kekurangan lemak, produsen makanan menambahkan hal-hal seperti gula, sirup jagung atau pemanis buatan seperti aspartam.

Anda mungkin tahu bahwa mengkonsumsi gula dalam jumlah yang lebih tinggi tidak sehat, tapi yang tidak Anda ketahui adalah bahwa pemanis buatan bahkan lebih berbahaya bagi kesehatan Anda.

Pemanis seperti aspartam diketahui terhubung dengan masalah kesehatan seperti: sakit kepala, depresi, kanker, sindrom metabolik, diabetes, dll. Pemanis buatan juga cenderung meningkatkan rasa lapar. Ini berarti Anda harus menghindari pemanis buatan dengan segala cara.

4.     Makan Lemak Akan Membuat Anda Gemuk

Keyakinan utama adalah bahwa mengonsumsi lemak membuat Anda gemuk, karena fakta sederhana bahwa lemak memiliki lebih dari dua kali lipat kalori yang dimiliki protein atau karbohidrat (9 kalori per gram).

Ini tidak benar Sebenarnya, makanan yang tinggi lemak dan protein, namun rendah karbohidrat menyebabkan lemak jauh lebih banyak daripada diet yang rendah lemak.

Meskipun lemak memiliki lebih banyak kalori daripada karbohidrat, sejumlah kecil lemak dapat membantu Anda merasa kenyang dengan jumlah makanan yang lebih sedikit. Lemak juga membantu penyerapan vitamin dan fitonutrien tertentu, serta produksi hormon vital dalam tubuh.

ADD YOUR COMMENT